Banyak kisah comeback atau kebangkitan di industri hiburan Hollywood, namun tidak ada yang sedramatis, seinspiratif, dan sebesar perjalanan karier Robert Downey Jr. (sering disapa RDJ). Hari ini, wajahnya identik dengan Tony Stark sang Iron Man, dan namanya diagungkan sebagai pilar utama dari dinasti Marvel Cinematic Universe (MCU) senilai puluhan miliar dolar.
Namun, kesuksesan gemilang tersebut tidak diraih dalam satu malam. Jauh sebelum ia mengenakan zirah besi yang mengkilap, RDJ harus melewati lembah kelam dalam hidupnya yang hampir menghancurkan kariernya selamanya. Mari kita tapak tilas perjalanan RDJ dari aktor cilik berbakat, jurang kecanduan, hingga bangkit menjadi pahlawan Hollywood sejati.
Lahir di keluarga pembuat film (ayahnya adalah sutradara Robert Downey Sr.), RDJ telah terpapar dunia akting sejak balita. Di usia 20-an, ia mencuri perhatian melalui grup aktor muda "Brat Pack" di tahun 80-an. Bakat aktingnya yang jenius mencapai puncaknya saat ia memerankan tokoh legendaris Charlie Chaplin dalam film biopik Chaplin (1992). Performa luar biasa ini membuahkan nominasi Aktor Terbaik di Academy Awards, mengukuhkan namanya sebagai salah satu aktor muda paling menjanjikan di generasinya.
Sayangnya, di balik layar, RDJ berjuang keras melawan kecanduan zat adiktif sejak usia sangat muda. Periode dari pertengahan 1990-an hingga awal 2000-an menjadi masa tergelapnya. Ia keluar masuk pusat rehabilitasi, sering kali tertangkap pihak berwajib, hingga akhirnya harus mendekam di penjara. Banyak studio film besar memasukkan namanya ke dalam daftar hitam (blacklist) karena ia dianggap tidak dapat diandalkan dan tidak ada perusahaan asuransi yang mau menanggung proyek film yang ia bintangi. Kariernya tampak telah mati.
Determinasi untuk sembuh akhirnya berbuah manis di awal 2000-an berkat dukungan keluarga, terutama istrinya saat ini, Susan Levin, yang menuntut RDJ untuk sepenuhnya bersih dari narkoba jika ingin menikahinya. Selain itu, RDJ juga dibantu oleh aktor Mel Gibson (yang sempat bermain bersamanya di Air America). Gibson rela membayar uang asuransi dari kantongnya sendiri agar RDJ bisa kembali berakting di film The Singing Detective (2003). Perlahan tapi pasti, reputasi profesional RDJ mulai membaik.
Tahun 2007, Marvel Studios yang baru saja berdiri mencari aktor untuk film perdana mereka yang diproduksi sendiri, Iron Man. Studio menginginkan aktor muda yang tidak memiliki sejarah kontroversi, dan nama seperti Tom Cruise sempat digaungkan. Namun, sutradara Jon Favreau punya pandangan lain.
Favreau bersikeras memperjuangkan RDJ. Ia meyakinkan petinggi Marvel bahwa kisah hidup RDJ yang penuh penebusan dosa sangat cocok dengan karakter Tony Stark—seorang miliarder arogan yang mencoba memperbaiki kesalahannya. Favreau mengatakan, "Momen terbaik dan terburuk dalam hidup Robert telah terjadi di mata publik. Ia harus menemukan keseimbangan untuk mengatasi rintangan jauh di luar kariernya. Itulah Tony Stark."
Pihak studio akhirnya setuju, dan keputusan itu mengubah sejarah perfilman. Iron Man (2008) meledak, RDJ menyuguhkan penampilan luar biasa yang melumerkan batas antara sang aktor dan karakter fiksi tersebut.
Sejak saat itu, RDJ menjadi tulang punggung MCU, membintangi 10 film Marvel selama lebih dari satu dekade dan menerima bayaran tertinggi di Hollywood. Setelah pensiun heroik sebagai Iron Man di Avengers: Endgame (2019), RDJ kembali membuktikan kualitas aktingnya yang murni di luar genre superhero. Pada tahun 2024, ia memenangkan Piala Oscar untuk Aktor Pendukung Terbaik atas perannya sebagai Lewis Strauss yang kompleks di film mahakarya Christopher Nolan, Oppenheimer.
Perjalanan Robert Downey Jr. membuktikan bahwa kegagalan di masa lalu tidak menentukan masa depan seseorang. Kisahnya adalah representasi nyata dari tema utama komik pahlawan super: bahwa manusia bisa jatuh, tetapi pahlawan sejati adalah mereka yang berhasil bangkit kembali dan mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik.
Apakah Robert Downey Jr. benar-benar pensiun dari film Marvel? Sebagai Tony Stark, ia telah pensiun. Namun, baru-baru ini diumumkan bahwa RDJ akan kembali ke MCU sebagai musuh besar Fantastic Four, yakni Victor Von Doom (Doctor Doom), di fase MCU berikutnya.
Film Marvel apa saja yang dibintangi Robert Downey Jr? Ia tampil di trilogi Iron Man, empat film Avengers, Captain America: Civil War, Spider-Man: Homecoming, dan The Incredible Hulk (cameo).
Apa film yang memberi RDJ Piala Oscar? Setelah beberapa dekade dan tiga kali nominasi, RDJ akhirnya memenangkan Piala Oscar pertamanya pada Academy Awards ke-96 atas penampilannya di film Oppenheimer (2023).